PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, Dinas Pendidikan, serta tokoh agama dan masyarakat menggelar rapat koordinasi dalam rangka cipta kondisi aman dan kondusif, Senin (1/9/2025).
Rapat tersebut membahas langkah antisipasi dan pengamanan untuk menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Pati, mengingat situasi nasional maupun regional yang belakangan cukup bergejolak.
Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, berharap wilayahnya tetap kondusif. Ia mengungkapkan, beberapa investor luar negeri sudah mulai melirik Pati untuk berinvestasi, namun masih mempertanyakan kondisi keamanan di daerah.
“Harapannya, Pati bisa kembali aman dan damai sehingga investor mau masuk lagi ke Kabupaten Pati. Kebetulan, kemarin saya juga mendapat telepon dari beberapa investor yang menanyakan kondusivitas di Pati,” ujar Risma.
Ia menambahkan, salah satu investor dari China telah menghubunginya terkait rencana pembangunan industri baja.
“Memang masih tahap awal, mereka baru mencari lahan di Kabupaten Pati, dengan kebutuhan sekitar 15 hektare,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolresta Pati, Kombespol Jaka Wahyudi, menegaskan pentingnya upaya antisipasi agar Pati tidak mengalami kerusuhan seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain. Menurutnya, pola gerakan massa kerap melibatkan pelajar sebagai mobilisasi aksi anarkis.
Untuk mencegah hal itu, aparat kepolisian melakukan mitigasi sekaligus edukasi dengan menyasar sekolah-sekolah.
“Sejak pagi, aparat kepolisian telah turun ke sekolah-sekolah, mulai dari SMP, SMA hingga SMK, untuk memberikan sosialisasi agar para pelajar tidak mudah terprovokasi untuk ikut aksi-aksi anarkis,” tegas Kapolresta.
Selain langkah preventif, aparat juga memperketat pengamanan di sejumlah objek vital yang rawan disasar massa. Hal ini menindaklanjuti maraknya aksi pembakaran fasilitas publik, termasuk kantor kepolisian dan gedung DPRD, di beberapa daerah di Indonesia.
“Setiap objek kami jaga dengan 30 personel selama 24 jam,” pungkas Kapolresta.
(ADV)










