Dua Gudang Barang Jadi PT Dua Kelinci Terbakar

banner 728x60

PATI — Kebakaran hebat melanda gudang PT Dua Kelinci yang berada di Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, pada Senin malam (1/12/2025). Menurut pantauan Suarakabar.co.id pada pukul 22.37 WIB, api masih menjulang tinggi dan proses pemadaman terus berlangsung.

Asap pekat tampak membumbung dari area pabrik, sementara warga sekitar ikut menyaksikan jalannya pemadaman dari radius aman.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Pati, Wahyu Widiatmoko, saat ditemui di lokasi mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 19.50 WIB.

“Setelah itu, kami memberangkatkan unit dari tiga pos Damkar Pati, yaitu Pos Pati, Kayen, dan Juwana,” jelasnya.

Tidak hanya dari Pati, bantuan juga datang dari sejumlah instansi dan perusahaan di sekitar wilayah.

“Kami meminta bantuan dari Pabrik Gula Pakis (Pages), Pabrik Gula Trangkil, BPBD, PMI, Relawan Kembang Joyo, dan lainnya. Kami juga meminta BKO dari Kabupaten Kudus. Bantuan tambahan datang dari PT Djarum Kudus, PT Noroyono, PT Pura, BPBD, serta Damkar Satpol PP Kabupaten Kudus,” terangnya.

Ia menyebutkan bahwa objek yang terbakar adalah dua bangunan gudang barang jadi.

“Kami masih melakukan proses pemadaman. Hingga saat ini belum ada laporan korban, dan semoga memang tidak ada,” tambahnya.

Wahyu mengungkapkan, terdapat dua kendala utama dalam proses pemadaman.

“Pertama, bahan yang terbakar sebagian besar material plastik sehingga api cepat membesar. Kedua, model bangunan cukup tertutup dan terdiri dari tiga lantai, sehingga kami harus melakukan pemadaman dari lantai atas, yaitu lantai tiga,” jelasnya.

Ia memastikan seluruh karyawan sudah dievakuasi sebelum petugas tiba di lokasi. Sementara penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

“Total unit yang dikerahkan lebih dari 25 unit, gabungan mobil pemadam dan mobil tangki suplai air,” ujarnya.

Salah seorang warga sekitar, Silvi, menceritakan awal dirinya mengetahui adanya kebakaran.

“Tadi saya lihat story teman ada kebakaran, sehingga saya keluar dari kamar kos. Lalu saya melihat banyak orang berkeliaran di sini,” tuturnya.

Silvi yang tinggal di kos belakang PT Dua Kelinci, Desa Bumirejo, Dukuh Lumpur, mengaku melihat kobaran api sejak sekitar pukul 20.00 WIB.

“Sekitar jam 8 tadi saya lihatnya. Untuk karyawan saya tidak melihat ada yang teriak-teriak,” tambahnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *