PLN Pastikan Pasokan Listrik di Pati Aman Selama Nataru

banner 728x60

PATI – Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjamin pasokan listrik di Kabupaten Pati aman selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kepastian tersebut disampaikan Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pati, Kahfi Fikar Akbar, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (18/12/2025).

Kahfi menjelaskan, PLN ULP Pati telah menyiagakan personel teknisi sejak 15 Desember 2025 hingga 05 Januari 2026. Sebanyak 46 personel disiapkan untuk melakukan pemeliharaan jaringan listrik tanpa pemadaman.

“Pasokan kelistrikan kami aman. Beban trafo rata-rata di gardu induk sekitar 80 persen, sehingga masih tersedia ruang yang cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kabupaten Pati. Terkait Nataru, kesiapan personel kami sesuai surat direksi, yakni siaga mulai 15 Desember 2025 sampai 15 Januari 2026,” terangnya.

Ia menegaskan, selama masa siaga Nataru tidak akan ada pemadaman listrik. Pemadaman hanya dilakukan dalam kondisi sangat mendesak dan harus mendapat izin dari regional di Semarang.

“Masa siaga tersebut, pekerjaan pemadaman listrik ditiadakan. Hanya kondisi urgen saja yang dilakukan pemadaman, itu pun harus izin dari regional Semarang. PLN ULP Pati dan PLN ULP Juwana siap memberikan pelayanan terbaik untuk Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Selain kesiapan personel, peralatan kerja juga telah dipastikan siap digunakan. PLN turut berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mengantisipasi berbagai kondisi darurat.

“Kami sudah rapat koordinasi dengan Bupati dan menyampaikan kesiapan kelistrikan di wilayah Kabupaten Pati. Terkait keamanan wilayah kerja, termasuk kantor dan gardu induk di Ngantru, kami juga berkoordinasi dengan stakeholder terkait, TNI dan Polri, apabila ada kondisi yang dibutuhkan,” ungkap Kahfi.

PLN juga melakukan inspeksi ke sejumlah gereja di Kabupaten Pati yang akan digunakan sebagai lokasi perayaan ibadah Natal. Hasilnya, pasokan listrik dipastikan aman tanpa kendala.

“Gereja-gereja besar yang digunakan untuk ibadah Malam Natal dan Hari Natal sudah kami inspeksi dan dalam kondisi aman. Pada saat ibadah, personel teknisi juga akan kami siagakan untuk memastikan kelistrikan tetap stabil,” lanjutnya.

Pada momen pergantian tahun, kawasan yang diprediksi menjadi pusat keramaian berada di Alun-alun Simpang Lima Pati. PLN memastikan pusat kota akan tetap terang saat perayaan pergantian tahun dari 2025 ke 2026.

Menghadapi musim penghujan dan potensi cuaca ekstrem, PLN juga melakukan pemeliharaan jaringan secara intensif, terutama pemangkasan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.

“Beberapa bulan lalu kami sudah melakukan pemeliharaan jaringan, karena masih banyak pepohonan yang berpotensi mengganggu kelistrikan. Pemangkasan ranting pohon terus kami lakukan dan hingga saat ini masih berjalan,” ucapnya.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi gangguan akibat cuaca ekstrem, dengan tetap mengedepankan pelayanan tanpa pemadaman.

“Pembersihan pohon di sekitar jaringan akan terus kami lakukan sebagai antisipasi gangguan, khususnya saat cuaca ekstrem, dan tetap tanpa pemadaman,” tegas Kahfi.

Sebagai informasi, layanan kelistrikan di Kabupaten Pati ditangani oleh dua unit, yakni PLN ULP Pati dan PLN ULP Juwana. Stasiun listrik utama berada di Gardu Induk (GI) 150 KV Pati yang terletak di Dukuh Ngantru, Desa Mustokoharjo, Kecamatan Pati.

Personel PLN ULP Pati tersebar di Kantor Jaga Wilayah Kayen, Kantor Jaga Wilayah Gabus, serta Service Point PLN Wilayah Pati Kota. Sementara itu, personel PLN ULP Juwana berada di Kantor Jaga Wilayah Tayu dan Service Point PLN Wilayah Juwana.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *