PATI – Kecelakaan lalu lintas terjadi antara bus tahanan milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati dengan sebuah sepeda motor matic biru dengan nopol K 3461 LU yang dikendarai seorang ibu-ibu berinisial SM usia 70, Rabu (7/1/2026) siang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 WIB, sesaat setelah selesainya sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pati. Saat itu, bus tahanan yang membawa terdakwa Teguh Istiyanto dan Supriyono alias Botom hendak kembali menuju Lapas.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Pati, Iptu Moch Apri, menjelaskan bahwa pengendara sepeda motor mengalami luka-luka ringan akibat insiden tersebut.
“Kondisi pengemudi sepeda motor tadi sudah kami cek, mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Untuk memastikan kondisi korban baik-baik saja, saat ini sedang dilakukan rongen secara menyeluruh,” ujar Iptu Moch Apri.
Ia menambahkan, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit menggunakan ambulans siaga dari RS KSH Pati.
“Tadi langsung kami evakuasi dibantu ambulans dari RS KSH Pati dan saat ini korban dirawat di IGD,” imbuhnya.
Menurutnya, saat penanganan di lokasi, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Pati serta keluarga korban. Diketahui, suami korban merupakan anggota Intel Kejaksaan yang turut berada di lokasi.
“Kami bersama pihak kejaksaan dan keluarga korban menjadi mediator agar situasi dan komunikasi berjalan dengan baik,” jelasnya.
Terkait kronologi kejadian, Iptu Moch Apri menerangkan bahwa sepeda motor melaju dari arah timur dan hendak masuk ke Gang Sukoharjo atau ke arah utara. Pada saat bersamaan, bus tahanan Kejaksaan melintas dan hendak berputar balik di lokasi U-turn.
“Kendaraan sepeda motor dan mikrobus Kejaksaan bersamaan melintas di U-turn perempatan Pengadilan Negeri, kemudian terjadi senggolan di separator jalan,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir sekitar Rp500 ribu dengan kerusakan pada kendaraan. Hingga kini, Satlantas Polresta Pati masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Yang pasti korban sudah menerima perawatan dengan baik,” pungkasnya.










