Suhartini Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Desa Sidokerto Pati

banner 728x60

PATI – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pati selama empat hari terakhir hingga kini belum sepenuhnya surut. Sejumlah wilayah masih terdampak, salah satunya Desa Sidokerto, Kecamatan Pati.

Di desa tersebut, sedikitnya dua RW dilaporkan terdampak banjir. Genangan air menyebabkan aktivitas warga terganggu dan memaksa pemerintah desa bersama relawan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sebagai bentuk kepedulian, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Dra. Hj. Suhartini atau yang akrab disapa Bu Asih, turun langsung meninjau dapur umum Desa Sidokerto sekaligus menyalurkan bantuan sembako, Selasa (13/01/2026).

Bu Asih menyampaikan bahwa kunjungannya ke dapur umum dilakukan karena peran dapur umum sangat vital dalam memenuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir.

“Pada hari ini saya langsung mengunjungi dapur umum Desa Sidokerto yang terdampak banjir. Setiap hari dapur umum ini memasak sekitar 400 sampai 500 porsi makanan untuk warga,” ujar Suhartini.

Ia berharap banjir segera reda dan tidak terjadi banjir susulan agar warga bisa kembali beraktivitas dengan normal.

“Harapannya semoga bencana ini segera reda, tidak ada banjir susulan, sehingga warga bisa nyaman kembali ke rumahnya,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suhartini menyerahkan sejumlah bahan kebutuhan pokok berupa beras, telur, minyak goreng, mi instan, serta makanan ringan untuk anak-anak.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas partai untuk hadir langsung membantu masyarakat.

“Ini memang tugas dari partai. Kemarin sehabis Rakernas, kita semua diminta turun ke bawah untuk membantu meringankan masyarakat yang terdampak bencana,” tegasnya.

Sementara itu, Umi, salah satu warga Desa Sidokerto, mengungkapkan bahwa banjir di desanya berdampak pada delapan RT yang tersebar di RW 1 dan RW 2.

“Ada delapan RT yang terdampak banjir di Desa Sidokerto ini, baik di RW 1 maupun RW 2,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa dapur umum setiap hari memasak hingga 600 porsi makanan untuk warga terdampak.

“Sehari memasak sekitar 600 porsi, tiga kali masak, pagi, siang, dan sore. Kadang ada juga donasi berupa nasi bungkus,” jelas Umi.

Menurutnya, kebutuhan dapur umum sejauh ini cukup terbantu berkat banyaknya donasi dari berbagai pihak, baik dari warga sekitar maupun bantuan dari Suhartini.

“Alhamdulillah kebutuhan seperti beras, mi, minyak, dan telur banyak dari donasi, termasuk dari Bu Asih,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, Dra. Hj. Suhartini juga telah menyalurkan bantuan berupa air bersih sebanyak empat tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir di Desa Sidokerto.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *