PATI – Puluhan kendaraan dinas berpelat merah berwarna hitam dan putih tampak terparkir di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati, Kamis (22/1/2026). Keberadaan kendaraan tersebut menarik perhatian publik dan awak media yang melintas di kawasan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kendaraan-kendaraan tersebut milik para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Pati yang tengah mengikuti rapat koordinasi di lingkungan Setda.
Rapat tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Teguh Wisyyadtmoko, saat ditemui awak media usai kegiatan berlangsung. Ia menyebutkan agenda rapat hanya membahas persoalan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati.
“Saya tidak tahu (soal isu lain). Acaranya hanya rapat. Rapat bahas banjir,” ujar Teguh singkat.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya agenda lain selain rapat koordinasi tersebut, Teguh enggan memberikan keterangan tambahan.
“Hanya rapat bahas banjir,” tegasnya sembari berjalan menuju ruang kerjanya.
Namun, suasana di Kantor Setda Kabupaten Pati berubah setelah rapat berakhir. Terlihat puluhan petugas berseragam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasuki area kantor dan menyisir sejumlah ruangan satu per satu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas KPK melakukan penggeledahan, termasuk di ruang kerja Sudewo, Bupati Pati nonaktif. Proses penggeledahan berlangsung dengan pengamanan ketat.
Sejumlah aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi. Mereka mengamankan area pemeriksaan dengan membawa senjata laras panjang untuk memastikan situasi tetap kondusif selama proses berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK terkait hasil maupun tujuan penggeledahan tersebut.










