PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Yoga Dermawan, menyayangkan adanya pembongkaran pada bangunan lama di kompleks RSUD RAA Soewondo Pati. Menurutnya, pengembangan fasilitas kesehatan memang penting dilakukan, namun tetap harus mempertimbangkan nilai sejarah yang melekat pada bangunan tersebut.
Yoga mengatakan RSUD RAA Soewondo bukan hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan salah satu bangunan bersejarah yang memiliki nilai penting dalam perjalanan Kabupaten Pati. Karena itu, setiap proses renovasi maupun pembangunan perlu memperhatikan aspek pelestarian agar identitas sejarah daerah tetap terjaga.
Ia menjelaskan bangunan RSUD RAA Soewondo yang mulai dibangun pada 1932 dan selesai pada 1934 merupakan bagian dari warisan sejarah yang patut dipelihara. Keberadaan bangunan tersebut menjadi bukti perkembangan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pati sejak puluhan tahun silam.
“Pengembangan fasilitas kesehatan memang menjadi kebutuhan, tetapi jangan sampai menghilangkan nilai sejarah yang dimiliki bangunan lama. Keduanya harus bisa berjalan berdampingan sehingga pelayanan meningkat tanpa mengorbankan warisan daerah,” ujar Yoga.
Politisi PDI Perjuangan itu berharap pemerintah daerah bersama manajemen rumah sakit melakukan inventarisasi terhadap bagian-bagian bangunan yang masih memiliki nilai historis. Menurutnya, langkah tersebut penting sebagai dasar penyusunan konsep penataan yang tetap menghargai keberadaan bangunan lama.
Selain itu, Yoga mendorong agar proses pembangunan ke depan melibatkan instansi yang membidangi pelestarian cagar budaya sehingga seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Setiap pembangunan harus direncanakan secara matang. Jika ada unsur sejarah yang perlu dipertahankan, tentu harus menjadi perhatian bersama agar generasi mendatang masih dapat mengenal jejak perkembangan daerah melalui bangunan tersebut,” katanya.
Yoga menegaskan Komisi D DPRD Kabupaten Pati akan terus mengawal proses pengembangan RSUD RAA Soewondo agar mampu menghadirkan layanan kesehatan yang semakin baik tanpa mengesampingkan aspek pelestarian sejarah.
Ia berharap modernisasi rumah sakit dapat diwujudkan dengan tetap menjaga karakter dan nilai historis yang menjadi bagian dari identitas Kabupaten Pati.
(ADV)




