PATI, infobaroe.com — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan menjadi pengingat bagi Pemerintah Kabupaten Pati untuk terus memperluas pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.
Anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, Siti Maudluah, menilai pembangunan infrastruktur desa memiliki peran strategis karena berhubungan langsung dengan berbagai aktivitas masyarakat.
Menurutnya, manfaat pembangunan semestinya dapat dirasakan seluruh warga secara adil, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan maupun kawasan perkotaan.
“Setiap masyarakat memiliki hak yang sama untuk memperoleh infrastruktur yang layak. Pembangunan jangan sampai hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan,” ujarnya.
Siti menjelaskan, kondisi dan kebutuhan masing-masing desa tidak selalu sama. Karena itu, pemerintah daerah perlu memiliki pemetaan yang jelas serta melakukan evaluasi secara berkala agar program pembangunan dapat disusun berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Ia menilai sejumlah infrastruktur seperti jalan, jembatan, drainase dan fasilitas pendukung lainnya memiliki pengaruh besar terhadap kelancaran mobilitas warga serta aktivitas ekonomi di pedesaan.
Untuk memastikan pembangunan tepat sasaran, Siti mendorong Pemkab Pati memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa. Masukan dari tingkat desa dinilai penting dalam menentukan kebutuhan yang harus diprioritaskan.
“Pemerataan bukan berarti setiap daerah harus mendapatkan pembangunan dengan bentuk yang sama. Yang terpenting, pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat urgensinya masing-masing,” jelasnya.
Ia berharap semangat HUT ke-81 RI dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengurangi kesenjangan pembangunan. Dengan infrastruktur yang semakin merata, masyarakat di berbagai wilayah Pati diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup.
(ADV)




