Suyono Ingatkan Pendangkalan Sungai Selok Bisa Picu Banjir Saat Musim Hujan

banner 728x60

PATI, infobaroe.com — Pendangkalan Sungai Selok di Kecamatan Juwana menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani karena dampaknya tidak hanya dirasakan saat debit air menurun pada musim kemarau, tetapi juga dapat meningkatkan risiko genangan ketika curah hujan tinggi.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Suyono, mengatakan sedimentasi yang semakin tebal dapat mengurangi kapasitas sungai dalam menampung dan mengalirkan air.

“Kalau kondisi sungai semakin dangkal, saat hujan deras air lebih mudah meluap. Tetapi ketika kemarau, air yang tersedia justru sulit dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Menurut Suyono, kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengelolaan sungai secara berkelanjutan. Normalisasi dinilai penting untuk mengembalikan kapasitas aliran sekaligus mengurangi potensi persoalan yang muncul akibat perubahan musim.

Ia menegaskan, penanganan Sungai Selok sebaiknya tidak dilakukan hanya ketika terjadi masalah. Pemeliharaan secara berkala diperlukan agar fungsi sungai tetap berjalan baik dalam menghadapi musim hujan maupun kemarau.

“Jangan sampai penanganannya hanya dilakukan ketika ada persoalan. Sungai harus dipersiapkan menghadapi dua kondisi, baik saat curah hujan tinggi maupun ketika kemarau,” katanya.

Suyono berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap Sungai Selok dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air. Upaya pemeliharaan dan normalisasi secara rutin dinilai dapat mencegah kerusakan yang lebih besar sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perawatan secara rutin tentu lebih efektif daripada menunggu masalah menjadi besar. Karena itu, Sungai Selok perlu mendapat perhatian dalam program pengelolaan sumber daya air,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *