Gerindra Ingatkan Pemerintah, Jangan Ada Daerah yang Tertinggal di Pati

banner 728x60

PATI, suarakabar.co.id — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan antarwilayah sebagai langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh penjuru daerah.

Hal itu disampaikan oleh Irianto Budi Utomo, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati, dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026.

Dalam pandangannya, Irianto menekankan agar pembangunan di Kabupaten Pati tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah pedesaan. “Kami juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan antarwilayah agar tidak terjadi kesenjangan antar kecamatan maupun antar desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai program pembangunan infrastruktur seperti jalan, jaringan irigasi, dan fasilitas publik lainnya harus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka akses bagi masyarakat pedesaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Pembangunan infrastruktur bukan hanya soal fisik, tetapi juga sarana untuk menggerakkan perekonomian rakyat dan memperkuat konektivitas antarwilayah,” jelasnya.

Menurut Irianto, pemerataan pembangunan akan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Pati dan menjadi fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan. Ia berharap agar dalam pelaksanaan APBD 2026, Pemerintah Kabupaten Pati benar-benar memperhatikan aspek pemerataan agar tidak ada wilayah yang tertinggal.

“Pemerataan pembangunan adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan yang dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan hanya sebagian,” pungkas Irianto Budi Utomo.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *