PATI — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah sekaligus memastikan anggaran digunakan secara efektif dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Hal itu disampaikan oleh Irianto Budi Utomo, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati, dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026.
Dalam pandangannya, Irianto mengatakan bahwa pengelolaan keuangan daerah tidak hanya sekadar mengejar peningkatan angka pendapatan, tetapi juga harus diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan dan penerimaan daerah dari berbagai sumber daya yang tersedia, serta memastikan penggunaannya dilakukan secara efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kabupaten Pati,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan potensi tersebut hendaknya diwujudkan melalui pelaksanaan program-program prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan nilai dan semangat perjuangan Partai Gerindra yang berpihak pada rakyat kecil.
Selain itu, Fraksi Gerindra juga menyoroti pentingnya jaminan akses yang setara bagi seluruh warga Kabupaten Pati terhadap pelayanan sosial dasar.
“Kami menegaskan pentingnya jaminan akses yang setara bagi seluruh warga masyarakat terhadap pelayanan pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi bagi balita, sanitasi, serta ketersediaan air bersih tanpa adanya diskriminasi berdasarkan status maupun kelas sosial,” tegas Irianto.
Lebih lanjut, ia menekankan agar Pemerintah Kabupaten Pati memprioritaskan pembangunan dan peningkatan infrastruktur di wilayah yang masih tertinggal. Langkah ini, menurutnya, menjadi kunci dalam menciptakan pemerataan hasil pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
“Kami juga mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan pembangunan dan peningkatan infrastruktur di wilayah-wilayah yang masih tertinggal dan minim tersentuh pembangunan, guna mewujudkan pemerataan hasil pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Fraksi Gerindra berharap agar semangat keadilan, pemerataan, dan keberpihakan kepada rakyat menjadi landasan utama dalam pelaksanaan APBD 2026. Dengan demikian, pembangunan di Kabupaten Pati tidak hanya berfokus pada kemajuan fisik, tetapi juga menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
(ADV)










