Hujan Deras Picu Longsor di Tlogowungu, Akses Jalan ke Gunungwungkal Terdampak

banner 728x60

Pati – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, pada Jumat (9/1/2026) sore hingga malam, memicu terjadinya bencana tanah longsor di Desa Gunungsari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB dan mengakibatkan akses jalan kabupaten penghubung Kecamatan Tlogowungu menuju Gunungwungkal sempat terputus.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, S.H., M.H., menjelaskan bahwa longsor terjadi di beberapa titik tebing di ruas jalan raya antara Dukuh Santi Pangonan, Dukuh Pangonan hingga Dukuh Pulingan. Material longsor menutup badan jalan, bahkan talud jalan di jalur Pangonan–Pulingan dilaporkan ambrol sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Curah hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hari menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan akhirnya terjadi longsor di beberapa titik,” ujar AKP Mujahid saat dikonfirmasi, Jumat malam.

Selain merusak infrastruktur jalan, bencana alam tersebut juga berdampak pada permukiman warga. Dua rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor. Rumah milik Suwoto (54), warga RT 03 RW 04, mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. Sementara rumah milik Sutarlan (49), warga RT 01 RW 01, ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp30 juta.

AKP Mujahid memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materiil cukup signifikan dan aktivitas masyarakat sempat terganggu akibat akses jalan terputus,” jelasnya.

Usai menerima laporan dari Kepala Desa Gunungsari, Sudadi (64), personel Polsek Tlogowungu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta membantu warga membersihkan material longsor yang menutup jalan dan permukiman.

“Kami segera turun ke lokasi, mencatat keterangan saksi-saksi, serta membantu pembersihan darurat agar tidak menimbulkan risiko lanjutan bagi warga,” tambah AKP Mujahid.

Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat untuk membuka kembali akses jalan kabupaten yang tertutup. Upaya pembersihan dilakukan secara bertahap sejak Jumat malam.

“Hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, akses jalan jurusan Tlogowungu–Gunungwungkal sudah berhasil dibuka dan dapat dilalui kembali. Meski demikian, kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan,” pungkas AKP Mujahid.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *