PATI, suarakabar.co.id – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Bambang Susilo, memberikan tanggapan atas kekhawatiran sebagian pihak terhadap potensi kegagalan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.
Dalam pernyataannya, Bambang menegaskan bahwa pelaksanaan Kopdeskel harus mengacu pada aturan dan instruksi dari pemerintah pusat. Ia pun mendorong agar pemerintah desa segera menindaklanjuti kebijakan tersebut secara serius dan profesional.
“Makanya tadi saya sampaikan di awal, pemerintah desa segera untuk melaksanakan instruksi dari pemerintah pusat,” ujar Bambang, Selasa (6/8/2025).
Terkait kekhawatiran akan kegagalan koperasi desa, menurutnya hal tersebut tidak perlu terjadi apabila pengelolaan dijalankan dengan baik dan profesional.
“Terkait kekhawatiran koperasi desa Merah Putih, saya kira kalau dikelola secara profesional dan baik, ya tidak perlu ada kekhawatiran,” pungkasnya.
Program Kopdeskel Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi desa melalui penguatan koperasi. DPRD Pati, melalui Bambang Susilo, menyatakan komitmennya untuk mendukung program ini agar bisa berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
(ADV)










