Bandang Waluyo: Program Nila Salin Pati Sulit Berkembang Jika Masih Bergantung Bibit Luar

banner 728x60

Pati, infobaroe.com – Visi Kabupaten Pati untuk menjadi sentra nila salin unggulan terancam stagnan jika masalah distribusi dan produksi bibit tidak segera dibenahi. Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyebutkan bahwa banyak program pengembangan yang telah dirancang pemerintah belum menyentuh inti persoalan, yakni kemandirian benih di tingkat pembudidaya.

Berdasarkan pengamatannya di lapangan, banyak petambak yang sebenarnya ingin mengembangkan bibit sendiri namun terkendala keterampilan teknis dan ketiadaan indukan yang bersertifikat. Akibatnya, mereka memilih jalur instan dengan membeli bibit dari luar daerah yang secara adaptasi belum tentu sebaik bibit asli lokal Pati.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Teguh Bandang Waluyo menyampaikan statmen tegas mengenai hal ini. “Petambak Pati harus mandiri bibit. Kalau masih beli dari luar, program lokal tidak tumbuh,” jelasnya. Ia menyarankan agar setiap kecamatan yang memiliki potensi tambak memiliki satu unit pusat pembibitan mandiri sebagai pilot project.

Selain itu, Bandang meminta agar dinas terkait melakukan monitoring secara rutin terhadap kelompok-kelompok yang sudah diberikan pelatihan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa fasilitas dan pengetahuan yang diberikan benar-benar diaplikasikan. Dengan kemandirian bibit, ia optimis ekonomi tambak di Pati akan bergerak lebih kuat dan mampu memberikan keuntungan maksimal bagi para petambak lokal.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *