PATI, infobaroe.com – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati atau Ning mengaku banyak menerima laporan dari masyarakat terkait pungutan sekolah yang mengatasnamakan komite sekolah.
Menurutnya, laporan tersebut tidak hanya disampaikan secara langsung ke DPRD, tetapi juga banyak disampaikan masyarakat melalui media sosial. Hal tersebut menunjukkan bahwa persoalan pungutan sekolah masih banyak terjadi dan menjadi keluhan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa banyak orang tua siswa merasa keberatan dengan adanya pungutan tersebut, terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.
Komisi D DPRD Pati akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta melakukan pengawasan ke sekolah-sekolah agar tidak ada lagi pungutan yang memberatkan siswa.
“Banyak laporan di media sosial, dan juga banyak yang mengadu ke DPR, ternyata banyak masyarakat yang tidak sepakat dengan adanya pungutan sekolah atas nama komite. Ini akan menjadi perhatian kami dan akan kami koordinasikan dengan Dinas Pendidikan,” ujarnya.
(ADV)




