PATI, infobaroe.com – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, M. Duan Aulia Burhanudin (Burhan), menilai keberhasilan program Satu Rumah Satu Sarjana membutuhkan keterlibatan banyak pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga dunia usaha dan masyarakat.
Menurut Burhan, perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pati dapat mengambil peran melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan. Dukungan tersebut dinilai mampu membantu siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Program satu rumah satu sarjana akan lebih cepat terwujud apabila ada kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Dunia usaha memiliki ruang untuk ikut berkontribusi melalui program beasiswa,” ujarnya.
Ia mengatakan, CSR tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga dapat difokuskan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui bantuan pendidikan yang berkelanjutan.
Menurut Burhan, investasi di bidang pendidikan akan memberikan manfaat jangka panjang karena mampu melahirkan generasi yang memiliki kompetensi, daya saing, dan siap membangun daerah.
“Kalau semakin banyak anak-anak Pati yang bisa kuliah karena mendapat dukungan beasiswa, maka kualitas SDM kita juga akan meningkat. Ini merupakan investasi terbaik untuk masa depan daerah,” katanya.
Burhan berharap Pemerintah Kabupaten Pati dapat memperkuat sinergi dengan perusahaan-perusahaan di berbagai sektor agar program beasiswa semakin luas dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Ia optimistis, apabila seluruh elemen bergerak bersama, cita-cita menghadirkan satu sarjana di setiap keluarga akan lebih mudah diwujudkan sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pati.
(ADV)




