PATI, infobaroe.com — Semangat kemerdekaan di usia ke-81 Republik Indonesia diharapkan tidak berhenti pada perayaan seremonial. Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Menurut Mukit, perjalanan bangsa Indonesia hingga mencapai kemerdekaan tidak terlepas dari persatuan dan perjuangan bersama. Nilai tersebut dinilai masih relevan untuk diterapkan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan saat ini.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah menjaga hasil perjuangan itu dengan memperkuat persatuan dan memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Mukit.
Ia mengatakan, pembangunan Kabupaten Pati membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Tidak hanya pemerintah dan DPRD, tetapi juga petani, nelayan, pelaku UMKM, pedagang, pekerja, generasi muda hingga masyarakat di tingkat desa memiliki peran dalam mendorong kemajuan daerah.
Mukit menilai budaya gotong royong perlu terus dipelihara karena dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan di masyarakat. Menurutnya, kepedulian antarwarga akan membuat penyelesaian berbagai persoalan sosial maupun ekonomi menjadi lebih ringan.
“Gotong royong jangan sampai hanya kita lihat saat ada kegiatan tertentu. Nilai itu harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika masyarakat menghadapi persoalan bersama,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan yang ada. Perbedaan pilihan maupun kepentingan, menurutnya, merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi dan tidak seharusnya menghilangkan semangat kebersamaan.
“Boleh berbeda pilihan dan pandangan, tetapi persaudaraan harus tetap dijaga. Kita harus mampu menempatkan kepentingan masyarakat dan daerah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.
Selain masyarakat secara umum, Mukit memberikan perhatian khusus kepada generasi muda. Ia berharap anak-anak muda Pati terus mengembangkan kemampuan, kreativitas dan inovasi sehingga dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
“Generasi muda harus berani mengambil peran. Tingkatkan keterampilan, manfaatkan teknologi dan jangan kehilangan kepedulian terhadap daerah sendiri,” tuturnya.
Mukit optimistis Pati dapat berkembang lebih baik apabila semangat gotong royong berjalan seiring dengan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat.
“Kalau masyarakat kompak, pemerintah bekerja dengan baik dan semua pihak mau mengambil peran, pembangunan akan lebih kuat. Semoga momentum HUT ke-81 RI menjadi energi bersama untuk membawa Pati semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya.
(ADV)




