PATI, infobaroe.com — Perkembangan pembangunan trotoar di Jalan P. Sudirman, Kabupaten Pati, menjadi sorotan DPRD. Proyek yang diharapkan dapat mendukung penataan kawasan pusat kota tersebut dinilai perlu mendapat perhatian lebih agar penyelesaiannya tidak melampaui target yang telah ditetapkan.
Anggota Komisi C DPRD Pati, Warjono, mengatakan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur harus disertai perencanaan dan pengaturan waktu yang matang. Setiap tahapan pekerjaan, menurutnya, perlu dipantau untuk memastikan progresnya tetap sesuai dengan jadwal.
Warjono menyebut pekerjaan trotoar telah dimulai sejak Juni. Namun, capaian fisik di lapangan dinilai belum menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dibandingkan dengan waktu yang telah berjalan.
“Yang menjadi perhatian kami adalah progresnya. Setelah pekerjaan berjalan beberapa waktu, capaian fisiknya seharusnya sudah terlihat lebih signifikan,” ujar Warjono.
Menurutnya, percepatan pekerjaan perlu dilakukan apabila proyek tersebut ditargetkan rampung tahun ini. Pihak pelaksana diminta menata kembali pola kerja agar penyelesaian dapat dikejar tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan.
Ia juga menilai evaluasi secara berkala penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan proyek sekaligus mengidentifikasi kendala yang berpotensi menghambat pekerjaan.
“Jangan sampai waktu terus berjalan, tetapi progres di lapangan tidak sebanding. Kalau memang targetnya selesai tahun ini, sekarang harus mulai dikebut,” katanya.
Warjono meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati bersama kontraktor meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek. Setiap persoalan yang ditemukan di lapangan diharapkan segera dicarikan jalan keluar agar tidak menimbulkan keterlambatan.
Menurutnya, pembangunan trotoar memiliki fungsi lebih luas karena berkaitan dengan penataan wajah pusat kota sekaligus kenyamanan masyarakat. Karena itu, kepastian penyelesaian menjadi penting agar aktivitas warga tidak terlalu lama terganggu oleh pekerjaan konstruksi.
Ia berharap percepatan pembangunan tetap dilakukan dengan memperhatikan standar dan kualitas pekerjaan. Dengan demikian, hasil proyek nantinya tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yang kami harapkan sederhana, pekerjaannya berjalan sesuai target dan masyarakat bisa segera menikmati hasilnya,” pungkas Warjono.
(ADV)




