Esports Dinilai Jadi Ruang Pengembangan Bakat Nonakademik Pelajar Pati

banner 728x60

PATI, infobaroe.com — Perkembangan esports di kalangan pelajar dinilai dapat menjadi bagian dari ruang pengembangan kemampuan di luar bidang akademik. Selain keterampilan bermain, kompetisi esports juga menuntut kemampuan berpikir strategis, menjaga konsentrasi, berkomunikasi, hingga bekerja sama dalam tim.

Sekretaris Komisi D DPRD Pati, M Dyan Aulia Burhanudin, melihat potensi tersebut dari antusiasme ratusan tim pelajar yang mengikuti Pati Esports Tournament 2026. Menurutnya, tingginya keterlibatan pelajar menunjukkan bahwa esports mulai memiliki tempat sebagai salah satu aktivitas kompetitif generasi muda.

Politikus Fraksi PPP itu menegaskan bahwa esports kompetitif memiliki karakter berbeda dengan sekadar bermain gim untuk hiburan. Dalam sebuah pertandingan, pemain harus mampu membaca kondisi permainan, menentukan strategi, serta mengambil keputusan dengan cepat.

“Dalam esports kompetitif, anak-anak tidak hanya bermain gim. Mereka dituntut menyusun strategi, berkomunikasi dengan anggota tim, membaca situasi, dan mengambil keputusan dalam waktu singkat. Kalau diarahkan dengan baik, kemampuan tersebut bisa menjadi hal yang positif,” ujarnya.

Dyan menilai peran sekolah diperlukan agar minat pelajar terhadap esports dapat berjalan beriringan dengan pendidikan. Bakat di bidang tersebut tidak harus membuat siswa mengesampingkan kegiatan belajar, melainkan dapat dikembangkan secara seimbang dengan tanggung jawab mereka sebagai pelajar.

Menurutnya, sekolah juga dapat menjadi tempat untuk mengidentifikasi siswa yang memiliki potensi di bidang esports. Setelah bakat ditemukan, pembinaan dapat dilakukan melalui kegiatan yang terarah dan pendampingan yang sesuai.

“Esports dapat menjadi salah satu jalur prestasi bagi pelajar. Namun, pengembangannya tetap harus berjalan bersama pendidikan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai siswa,” katanya.

Ia berharap kompetisi esports yang sehat dan edukatif semakin banyak digelar di Kabupaten Pati. Dengan adanya turnamen yang berkelanjutan, pelajar tidak hanya memperoleh pengalaman bertanding, tetapi juga memiliki kesempatan mengasah kemampuan dan menunjukkan potensi yang dimiliki.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *