Haryono: Jangan Sampai Kader Hanya Hafal Struktur, tetapi Tak Paham Persoalan Warga

banner 728x60

PATI, infobaroe.com — Politik yang terlalu sibuk dengan urusan internal berisiko kehilangan hubungan dengan masyarakat. Karena itu, regenerasi kader PKB diharapkan tidak berhenti pada pembentukan struktur, tetapi juga memperkuat kemampuan kader membaca persoalan di lapangan.

Anggota DPRD Pati dari Fraksi PKB, Haryono, mengatakan kader di tingkat kecamatan harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kader harus tahu apa yang dirasakan masyarakat. Jangan sampai kita memiliki struktur yang lengkap, tetapi tidak mengetahui persoalan yang sedang dihadapi warga,” ujar Haryono.

Menurutnya, kader di tingkat kecamatan memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Informasi dari lapangan kemudian dapat menjadi bahan bagi anggota legislatif dalam memperjuangkan kebijakan.

PKB Pati saat ini memiliki struktur DPAC di 21 kecamatan. Melalui kepengurusan baru masa bakti 2026–2031, jaringan tersebut diharapkan semakin aktif dalam menyerap aspirasi.

Haryono menilai persoalan masyarakat tidak selalu muncul dalam forum resmi. Banyak keluhan justru diketahui ketika kader berinteraksi langsung dengan warga.

“Kadang persoalan tidak datang melalui surat atau forum resmi. Bisa muncul ketika kader bertemu petani, pedagang, nelayan, pekerja atau keluarga di desa. Dari situlah kader harus peka,” katanya.

Bagi Haryono, kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu ukuran penting keberhasilan kader politik.

Ia berharap pengurus baru tidak hanya sibuk menjalankan agenda organisasi, tetapi membangun komunikasi yang rutin dengan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Partai harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, bukan hanya ketika partai membutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Ia pun melihat keberadaan Fraksi PKB di DPRD Pati sebagai salah satu kanal untuk membawa persoalan tersebut ke dalam pembahasan kebijakan.

Dengan demikian, regenerasi di tingkat organisasi dapat memiliki dampak lebih luas karena kader yang berada di lapangan terhubung dengan anggota legislatif yang bekerja di lembaga DPRD.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *