PATI, infobaroe.com – Anggota Komisi A DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, Suharmanto, menilai pelaksanaan pemilihan kepala desa di 61 desa harus menjadi momentum memperkuat integritas pemerintahan desa.
Suharmanto mengatakan, kualitas pemerintahan desa ke depan sangat dipengaruhi oleh proses pemilihan pemimpin di tingkat desa.
“Pilkades bukan hanya persoalan memilih siapa yang menjadi kepala desa. Yang lebih penting adalah bagaimana prosesnya berlangsung secara jujur dan menghasilkan pemimpin yang memiliki komitmen terhadap masyarakat,” ujar Suharmanto.
Data yang disampaikan Pemkab Pati menyebut terdapat 61 desa yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa. Dalam konteks tersebut, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra juga menekankan pentingnya transparansi dan berharap proses Pilkades tidak menggunakan politik uang.
Suharmanto mengatakan masyarakat harus diberikan ruang untuk menentukan pilihan tanpa tekanan maupun transaksi.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam Pilkades menjaga netralitas dan menjalankan tahapan sesuai aturan.
“Jangan sampai persoalan muncul sejak proses pemilihan, kemudian terbawa ke pemerintahan setelah kepala desa terpilih. Semua pihak harus menjaga proses ini agar tetap sehat,” katanya.
Menurutnya, kepala desa yang terpilih nantinya juga harus mampu membangun komunikasi dengan BPD dan masyarakat.
“Setelah terpilih, jangan ada lagi sekat karena perbedaan pilihan. Kepala desa harus menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat,” ujar Suharmanto.
Ia berharap pelaksanaan Pilkades di 61 desa dapat berlangsung tertib dan menjadi awal penguatan tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Pati.
(ADV)




