PATI, infobaroe.com – DPRD Kabupaten Pati mendorong keterbukaan informasi dalam pelaksanaan revitalisasi TK Pertiwi di Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga komunikasi dengan masyarakat sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman selama pembangunan berlangsung.
Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengatakan masyarakat perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai perkembangan pembangunan fasilitas pendidikan di wilayahnya.
Menurutnya, keterbukaan mengenai proses pekerjaan dapat membantu masyarakat memahami tahapan pembangunan sekaligus mengetahui perkembangan di lapangan.
“Semakin terbuka informasinya, semakin kecil ruang munculnya prasangka. Masyarakat perlu tahu apa yang sedang dikerjakan dan bagaimana prosesnya,” ujar Eko.
Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi secara berkelanjutan antara pemerintah desa, pihak sekolah, pelaksana pembangunan, dan warga. Koordinasi tersebut dinilai dapat menjadi sarana untuk menyampaikan perkembangan pekerjaan sekaligus menampung masukan dari masyarakat.
Eko juga menyebut penyampaian aspirasi oleh warga kepada DPRD merupakan bagian dari mekanisme pengawasan masyarakat. Aspirasi tersebut, menurutnya, sepatutnya dipandang sebagai masukan untuk memperbaiki pelaksanaan pembangunan.
“Penyampaian aspirasi jangan dianggap sebagai hambatan. Justru itu bisa menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan pembangunan semakin baik,” jelasnya.
Setelah proses mediasi menghasilkan kesepakatan, Eko berharap seluruh pihak dapat menjalankan hasil pembahasan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mendukung langkah Komisi D untuk melakukan pemantauan secara langsung terhadap perkembangan revitalisasi.
Menurutnya, kegiatan pengawasan diperlukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan tujuan pembangunan dapat tercapai.
“Pengawasan bukan berarti mencari kesalahan. Pengawasan diperlukan supaya pekerjaan berjalan sebagaimana mestinya dan hasil akhirnya sesuai dengan tujuan pembangunan,” katanya.
Eko berharap komunikasi yang terbuka serta pengawasan yang dilakukan secara bersama dapat menjaga kelancaran revitalisasi TK Pertiwi. Dengan demikian, pembangunan dapat diselesaikan tanpa kembali memunculkan persoalan di tengah masyarakat.
(ADV)




