Perkuat Perlindungan Siswa, Suhartini Tekankan Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Upaya mencegah perundungan di lingkungan pendidikan membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dan pihak sekolah. Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Suhartini, menekankan bahwa komunikasi yang terbuka antara orang tua dan tenaga pendidik menjadi salah satu langkah penting untuk mendeteksi persoalan yang dialami siswa sejak dini.

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, orang tua dan guru memiliki peran yang saling melengkapi dalam mengawasi perkembangan anak. Perubahan sikap ketika berada di rumah maupun persoalan dalam pergaulan di sekolah perlu diperhatikan agar masalah yang muncul dapat segera ditangani.

Suhartini menjelaskan, tidak semua anak mampu mengungkapkan pengalaman atau kesulitan yang mereka hadapi. Oleh sebab itu, orang tua dan guru perlu membangun kedekatan serta menciptakan suasana yang nyaman agar siswa tidak takut menyampaikan keluhannya.

Ia menilai, komunikasi yang terjalin secara rutin dapat membantu kedua pihak memahami kondisi anak secara lebih menyeluruh. Dengan begitu, indikasi perundungan maupun konflik antarsiswa bisa diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Selain komunikasi, Suhartini mengingatkan pentingnya membangun budaya saling menghargai di lingkungan pendidikan. Pengawasan terhadap hubungan antarsiswa harus dilakukan secara berkelanjutan dan disertai pembinaan karakter, sehingga upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada penerapan tata tertib.

Menanggapi dugaan perundungan di Sekolah Rakyat (SR) Pati, ia berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak yang bertanggung jawab terhadap pendidikan anak. Setiap laporan yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan peserta didik, menurutnya, harus mendapatkan perhatian serius.

Ia juga mendorong agar koordinasi antara keluarga dan sekolah terus diperkuat, terutama ketika ditemukan perubahan perilaku atau persoalan yang berpotensi mengganggu kondisi anak. Penanganan yang cepat dan tepat dinilai dapat mencegah masalah berkembang lebih jauh.

Suhartini berharap, kolaborasi yang baik antara orang tua dan pihak sekolah mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan suportif. Dengan demikian, setiap anak dapat belajar, berinteraksi, serta mengembangkan potensinya tanpa dihantui rasa takut akibat intimidasi atau perundungan.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *