Abid: Dua Tahun Menunggu, Warga Purwokerto Terpaksa Perbaiki Jalan Longsor Secara Swadaya

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Lambannya penanganan jalan longsor di ruas Maitan–Kayen, Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen, membuat warga memilih bergerak sendiri. Selama lebih dari dua tahun, kerusakan jalan belum mendapat perbaikan permanen sehingga masyarakat melakukan upaya swadaya untuk mencegah longsor semakin meluas.

Warga memasang jaring serta patok di sisi jalan yang mengalami longsor sebagai pengaman sementara. Langkah tersebut dilakukan karena khawatir tanah terus bergerak dan menggerus badan jalan, terutama saat hujan deras.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kami resah karena kondisinya makin parah. Kalau hujan deras, longsor bisa tambah melebar. Jadi warga inisiatif pasang jaring supaya tidak semakin ambrol,” ujar Riana, salah seorang warga.

Meski demikian, warga menyadari upaya tersebut tidak akan mampu bertahan lama apabila intensitas hujan tinggi terus terjadi. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan dengan melakukan perbaikan permanen.

Kondisi tersebut turut mendapat perhatian Anggota Komisi C DPRD Pati, Miftahul Abid. Ia menilai kepedulian warga patut diapresiasi, namun tanggung jawab memperbaiki infrastruktur tetap berada di tangan pemerintah daerah.

“Saya mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang berusaha menjaga keselamatan pengguna jalan. Namun, jangan sampai masyarakat terus dibiarkan menanggung persoalan yang menjadi kewajiban pemerintah. Pemkab Pati harus segera mengalokasikan anggaran dan merealisasikan perbaikan permanen,” ujar Abid.

Ia berharap DPUTR segera melakukan penanganan darurat sekaligus menyusun langkah percepatan pembangunan agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan aktivitas masyarakat di jalur Maitan–Kayen dapat kembali berjalan dengan aman.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *