Fraksi Gerindra Dorong APBD Pati 2026 Berpihak pada Rakyat Kecil dan Potensi Lokal

banner 728x60

PATI, suarakabar.co.id — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan sekadar rangkaian angka dan tabel keuangan, melainkan wujud nyata dari cita-cita dan idealisme pembangunan yang harus mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Pandangan umum ini disampaikan oleh Adam Maulana, mewakili Fraksi Partai Gerindra, dalam rapat paripurna DPRD Pati dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026.

Dalam penyampaiannya, Adam menekankan bahwa APBD merupakan cermin arah perjuangan moral dan politik pemerintah daerah dalam mewujudkan kepedulian terhadap rakyat. “APBD bukan hanya instrumen teknis, tetapi juga alat perjuangan moral dan politik yang menggambarkan seberapa besar kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya,” ujarnya.

Menurutnya, proses penyusunan dan pembahasan APBD tidak boleh hanya sebatas menggugurkan kewajiban formal, tetapi harus dilandasi dengan niat tulus untuk menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Setiap rupiah dalam APBD, kata Adam, mengandung tanggung jawab besar untuk menjadikan pembangunan yang efisien, efektif, ekonomis, dan tepat sasaran.

“Setiap kebijakan anggaran hendaknya berpihak pada kepentingan rakyat kecil, mendorong pemerataan, serta menumbuhkan potensi lokal yang menjadi kekuatan utama daerah kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fraksi Gerindra menilai bahwa pembangunan yang baik bukan sekadar ditandai oleh megahnya infrastruktur, tetapi oleh kemampuannya menjawab kebutuhan dan menyentuh kehidupan masyarakat di akar rumput.

Usai mencermati penjelasan Bupati Pati terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2026, Fraksi Gerindra menyampaikan beberapa catatan penting. Salah satunya adalah apresiasi terhadap peningkatan proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Fraksi Gerindra memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pati yang telah memproyeksikan PAD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp605.994.630.000, meningkat 10,48 persen dibandingkan dengan PAD Tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp548.507.950.000,” ungkap Adam.

Peningkatan tersebut, lanjutnya, menunjukkan adanya komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pendapatan lokal. Namun, Fraksi Gerindra berharap peningkatan pendapatan tersebut juga diiringi dengan perencanaan program pembangunan yang berkeadilan, transparan, dan berpihak pada masyarakat kecil.

“APBD harus menjadi cerminan dari denyut nadi masyarakat Pati — merespons kebutuhan, menjawab tantangan, dan menghadirkan solusi nyata atas permasalahan yang dirasakan rakyat,” tutupnya.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *