PATI, infobaroe.com – Peringatan HUT ke-28 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dengan tema Beyond Journalism dinilai menjadi momentum untuk memperluas kontribusi jurnalis di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola masyarakat dalam mengakses informasi.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan perkembangan dunia media membuat tugas jurnalis tidak lagi sebatas menyampaikan peristiwa kepada publik. Jurnalis juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi serta membantu masyarakat memahami berbagai persoalan yang terjadi di sekitarnya.
Menurut anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pati tersebut, derasnya arus informasi di era digital justru membuat kebutuhan terhadap karya jurnalistik yang berkualitas semakin besar. Informasi yang disajikan tidak cukup hanya cepat, tetapi juga harus memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat.
Teguh berharap IJTI dapat terus mendorong para anggotanya menghasilkan karya yang mampu mengangkat persoalan publik secara kritis sekaligus memberikan perspektif yang bermanfaat.
“Jurnalisme jangan hanya berhenti pada memberitakan sebuah persoalan. Kalau melalui pemberitaan masyarakat menjadi lebih paham, lebih peduli, bahkan terdorong melakukan sesuatu yang positif, di situlah ada nilai lebih dari sebuah karya jurnalistik,” jelasnya.
Ia juga melihat media mempunyai posisi penting dalam mempertemukan suara masyarakat dengan para pemangku kebijakan. Pemberitaan yang konstruktif dapat menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membantu mengawasi pelaksanaan program pembangunan.
Karena itu, Teguh menilai tema Beyond Journalism relevan untuk mendorong insan pers terus beradaptasi dan memperluas perannya. Jurnalis diharapkan tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga ikut menciptakan ruang publik yang sehat melalui pemberitaan yang edukatif dan bertanggung jawab.
Momentum HUT ke-28 IJTI, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi bahan refleksi sekaligus penyemangat bagi organisasi dan seluruh anggotanya untuk meningkatkan kualitas karya jurnalistik.
“Semoga IJTI semakin kuat, inovatif dan mampu melahirkan karya-karya yang bukan hanya berkualitas secara jurnalistik, tetapi juga memberikan edukasi, inspirasi dan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Teguh.
(ADV)




