Jadi Tulang Punggung Kawasan Pesisir, Sudi Rustanto Minta Sektor Perikanan Diperkuat

banner 728x60

PATI – Kehidupan ekonomi masyarakat di sepanjang pesisir Kabupaten Pati memiliki ketergantungan yang sangat tinggi pada potensi bahari. Wilayah seperti Juwana, Tayu, hingga Dukuhseti menjadikan sektor perikanan tangkap maupun tambak sebagai roda penggerak utama kesejahteraan warga, berbeda dari kawasan daratan yang berbasis pertanian.

Kondisi tersebut membuat stabilitas perikanan menjadi tolok ukur utama perekonomian lokal. Penurunan volume tangkapan atau merosotnya harga pasar secara langsung menekan daya beli warga pesisir, yang kemudian memicu efek domino berupa lesunya aktivitas perdagangan di pasar-pasar tradisional sekitarnya.

Menanggapi dinamika ini, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, meminta pemerintah daerah memberi perhatian lebih melalui regulasi dan rencana pembangunan pesisir yang terpadu.

“Pengembangan potensi bahari Pati tidak boleh lagi berskala sempit hanya untuk menopang warga pesisir, melainkan harus didesain agar mampu menggerakkan roda ekonomi daerah secara lebih luas,” tegas Sudi.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya dukungan nyata berupa kemudahan fasilitas kredit usaha bagi nelayan kecil. Pelibatan badan usaha milik daerah (BUMD) di bidang perbankan dinilai penting untuk menyediakan pinjaman berbunga rendah beserta perlindungan jaminan sosial.

“Nelayan kecil butuh kepastian akses permodalan yang terjangkau dan jaminan keselamatan kerja, sehingga fondasi ekonomi warga pesisir tetap kokoh menghadapi tantangan cuaca ekstrem maupun gejolak pasar,” tambahnya.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *