Menilik Strategi DPRD Pati dalam Pemerataan Pendidikan di Wilayah Terpencil

banner 728x60

Wilayah pelosok seringkali mengalami tantangan tersendiri dalam mendapatkan pelayanan publik yang setara, termasuk di sektor pendidikan. Menanggapi hal tersebut, DPRD Pati melalui Ir. Bambang Susilo mengusulkan strategi pemerataan sarana pendidikan dalam Musrenbang RKPD 2027.

Dalam acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (31/03/2026), Bambang Susilo secara lugas memaparkan ketimpangan yang masih terjadi. Menurut pantauan dewan, sekolah-sekolah di wilayah pinggiran membutuhkan sentuhan perbaikan fasilitas agar memiliki standar yang sama dengan sekolah di wilayah kota.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Strategi yang diusulkan melalui Pokok-Pokok Pikiran DPRD adalah dengan memprioritaskan pembangunan dan pengadaan sarpras di lokasi yang paling minim fasilitas. Hal ini bertujuan agar jarak geografis tidak lagi menjadi alasan rendahnya kualitas pendidikan di satu wilayah.

Langkah DPRD ini merupakan wujud nyata dari fungsi pengawasan dan penganggaran yang dimiliki oleh legislatif. Bambang Susilo berharap, masukan ini dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah dalam program prioritas tahun 2027 demi masa depan generasi muda di pelosok Pati.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *