Persipa Pati Hadapi Liga Nusantara dengan Status Tim Musafir

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Persipa Pati menghadapi tantangan tersendiri menjelang bergulirnya Liga Nusantara 2026/2027. Tim berjuluk Laskar Saridin tersebut harus mencari markas di luar Kabupaten Pati karena Stadion Joyokusumo belum memenuhi ketentuan yang berlaku untuk menggelar pertandingan kompetisi.

Sebagai alternatif, manajemen Persipa mengajukan Stadion Moch Soebroto di Magelang untuk menjadi tempat penyelenggaraan laga kandang sepanjang musim mendatang. Pilihan ini muncul setelah beberapa stadion di wilayah sekitar Pati Raya belum bisa digunakan sesuai kebutuhan tim.

Chief Operating Officer (COO) Persipa Pati, Gani Rahmatullah Arifin, menjelaskan bahwa jenis rumput yang digunakan di Stadion Joyokusumo menjadi hambatan utama. Lapangan dengan rumput sintetis tersebut tidak sesuai dengan regulasi Liga Nusantara 2026/2027.

Padahal, manajemen berharap Persipa tetap bisa bermain di kandang sendiri agar lebih dekat dengan masyarakat dan suporter. Namun, demi memenuhi persyaratan kompetisi, pencarian stadion alternatif pun harus dilakukan.

Sejumlah lokasi sempat masuk dalam pertimbangan. Stadion Krida di Rembang menjadi salah satu opsi, tetapi masih menjalani renovasi dan menghadapi persoalan fasilitas penerangan.

Manajemen juga mempertimbangkan Stadion Purwodadi. Akan tetapi, stadion tersebut terkendala standar pencahayaan yang diwajibkan dalam kompetisi musim ini, yakni minimal 800 lux.

Upaya mencari kandang alternatif juga sempat mengarah ke Stadion Kebo Giro di Boyolali. Namun, stadion tersebut sudah lebih dahulu digunakan oleh Batavia FC yang juga berkompetisi di Liga Nusantara.

Berbagai kendala itu akhirnya mengarahkan Persipa untuk mengajukan Stadion Moch Soebroto di Magelang. Selain menjadi pilihan yang dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan pertandingan, Magelang juga memiliki kenangan istimewa bagi perjalanan klub asal Pati tersebut.

Pada 2021, Persipa sukses menjuarai Liga 3 Jawa Tengah sebelum melanjutkan kiprahnya dengan promosi ke Liga 2. Pengalaman tersebut diharapkan bisa menjadi pemantik semangat bagi skuad Laskar Saridin dalam menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Manajemen berharap catatan positif di Magelang dapat kembali memberikan motivasi kepada pemain untuk menunjukkan performa terbaik. Meski harus bermain jauh dari daerah asal, Persipa tetap dituntut menjaga konsistensi permainan dan bersaing secara maksimal.

Sementara itu, persiapan tim terus berlanjut melalui pertandingan persahabatan. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Persipur Purwodadi pada Rabu (21/10/2026), Persipa dijadwalkan menghadapi PPSM Magelang pada Minggu (25/10/2026).

Pertandingan yang direncanakan berlangsung di Stadion Moch Soebroto tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan tim. Laga ini sekaligus dapat dimanfaatkan untuk menguji kemampuan pemain serta beradaptasi dengan kondisi lapangan yang diajukan sebagai markas.

Bagi Persipa, bermain di Magelang bukan hanya persoalan menentukan lokasi pertandingan, tetapi juga bagaimana menjaga dukungan suporter dan membangun atmosfer kompetitif di tempat baru. Tantangan tersebut akan menjadi bagian dari perjalanan Laskar Saridin dalam mengarungi Liga Nusantara 2026/2027.

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *