Sekolah Rakyat Mulai Dibangun di Kabupaten Pati

banner 728x60

PATI – Bupati Pati Sudewo didampingi Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Pati, Kamis (8/1/2026). Pembangunan sekolah tersebut berlokasi di lahan Sekolah Rakyat, area Kantor Kecamatan Tlogowungu.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini menjadi tonggak penting dalam penguatan akses pendidikan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem di Kabupaten Pati. Sekolah tersebut dirancang sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan agar memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam keterangannya, Bupati Sudewo menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Pati resmi dimulai hari ini dan ditargetkan selesai pada Juli 2026. Dengan demikian, sekolah tersebut diharapkan sudah dapat difungsikan pada tahun ajaran 2026–2027.

“Ini adalah acara peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pati. Ditargetkan selesai bulan Juli 2026, sehingga tahun ajaran 2026–2027 sudah bisa digunakan,” ujar Sudewo.

Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Pati didukung anggaran sekitar Rp200 miliar. Sudewo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai sangat strategis dalam upaya pemerataan pendidikan.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto. Mudah-mudahan pembangunannya berjalan lancar, selamat, tidak ada halangan apa pun, dan nanti bisa bermanfaat bagi rakyat Kabupaten Pati,” katanya.

Lebih lanjut, Sudewo mengungkapkan bahwa tidak semua daerah mendapatkan program Sekolah Rakyat. Untuk wilayah Jawa Tengah, sejauh ini baru terdapat 11 kabupaten yang memperoleh program tersebut, termasuk Kabupaten Pati. Bahkan, Kabupaten Pati disebut menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat.

Terkait mekanisme penerimaan peserta didik, Sudewo menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kriteria calon siswa. Sasaran utama program ini adalah masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang akan diverifikasi secara faktual.

“Miskin ekstrem itu akan kami cek secara faktual, tidak boleh fiktif, tidak boleh ada permainan data. Kami cek berkali-kali supaya betul-betul valid,” tegasnya.

Melalui pembangunan Sekolah Rakyat ini, Pemerintah Kabupaten Pati berharap dapat menghadirkan solusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *