Wisnu Wijayanto Dorong Anak Muda Terjun ke Usaha Tani Tembakau di Pati

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Regenerasi petani menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian tembakau di Kabupaten Pati. Keterlibatan generasi muda diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam pengelolaan usaha tani sekaligus mempertahankan potensi pertanian sebagai sumber penghidupan masyarakat pedesaan.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Wisnu Wijayanto, mengatakan pertanian memiliki peluang untuk berkembang menjadi usaha yang menjanjikan apabila dikelola secara terencana dan mengikuti perkembangan teknologi. Keberhasilan panen tembakau tahun ini, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk menarik minat anak muda agar lebih mengenal potensi sektor tersebut.

Ia berpandangan, dunia pertanian perlu dikembangkan dengan pendekatan yang lebih modern. Penggunaan teknologi, penghitungan biaya produksi secara cermat, serta pemahaman terhadap kebutuhan pasar menjadi sejumlah aspek yang dapat membantu petani meningkatkan efisiensi dan keuntungan usaha.

“Generasi muda harus mulai melihat pertanian sebagai peluang usaha yang memiliki masa depan. Pengalaman petani yang lebih senior tetap penting, tetapi perlu dipadukan dengan inovasi dan metode kerja yang lebih efektif agar produktivitas serta pendapatan bisa meningkat,” ujarnya.

Wisnu menegaskan, upaya mendorong regenerasi petani membutuhkan dukungan yang nyata. Minat generasi muda tidak cukup dibangun melalui ajakan semata, tetapi juga harus disertai akses terhadap pengetahuan, pelatihan, pendampingan usaha, dan informasi mengenai peluang pemasaran hasil pertanian.

Menurutnya, dukungan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada calon petani muda mengenai proses produksi, kebutuhan modal, hingga risiko yang harus diperhitungkan dalam menjalankan usaha tani.

Ia juga berharap pengembangan komoditas tembakau di Kabupaten Pati dapat membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha baru di sektor pertanian. Dengan pengelolaan yang tepat, pertanian tidak hanya menjadi pekerjaan turun-temurun, tetapi juga mampu berkembang sebagai bidang usaha yang memiliki daya saing.

Wisnu menilai, keterlibatan generasi muda akan memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan pertanian daerah. Perpaduan pengalaman petani lama dengan gagasan baru diharapkan mampu menjaga produktivitas sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

“Kalau pertanian memiliki prospek usaha dan peluang pendapatan yang jelas, anak-anak muda tentu akan lebih tertarik untuk terlibat. Regenerasi ini penting agar pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan pertanian di Kabupaten Pati dapat terus berlanjut,” tandasnya.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *