PATI – DPRD Kabupaten Pati mendorong pemerataan kualitas pendidikan hingga ke wilayah pelosok melalui penguatan pembangunan sarana dan prasarana sekolah. Usulan tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Pati, Ir. Bambang Susilo, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Pati Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (31/3/2026).
Dalam forum perencanaan pembangunan daerah itu, Bambang menyoroti masih adanya kesenjangan fasilitas pendidikan antara sekolah yang berada di kawasan perkotaan dengan sekolah di wilayah pinggiran. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius agar seluruh anak di Kabupaten Pati memperoleh hak pendidikan yang setara.
Ia menjelaskan, DPRD melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) mengusulkan agar pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan maupun rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan di daerah yang selama ini masih minim fasilitas.
“Anak-anak di pelosok memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas. Karena itu, pemerataan sarana dan prasarana sekolah harus menjadi prioritas dalam penyusunan program pembangunan daerah,” ujar Bambang Susilo.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada tenaga pendidik, tetapi juga didukung oleh infrastruktur yang memadai. Ruang kelas yang layak, fasilitas belajar yang lengkap, hingga lingkungan sekolah yang nyaman akan memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar.
Bambang menambahkan, keberadaan fasilitas pendidikan yang merata juga menjadi bagian dari upaya mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Kabupaten Pati. Dengan demikian, letak geografis tidak lagi menjadi penghambat bagi siswa untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
“Jangan sampai ada perbedaan kualitas layanan pendidikan hanya karena lokasi sekolah berada jauh dari pusat kota. Pemerataan fasilitas merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” tegasnya.
Ia berharap usulan yang disampaikan DPRD melalui Musrenbang RKPD 2027 dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menyusun program prioritas pembangunan. Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat diperlukan agar pemerataan pendidikan benar-benar dapat diwujudkan di seluruh wilayah Kabupaten Pati.
Melalui langkah tersebut, DPRD Pati menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan, sekaligus memastikan pembangunan sektor pendidikan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat, termasuk di daerah pelosok.
(ADV)




