PATI, infobaroe.com – Komisi D DPRD Kabupaten Pati memastikan revitalisasi TK Pertiwi di Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, tidak berhenti pada tahap mediasi antara warga dan pihak terkait.
Sekretaris Komisi D DPRD Pati, M. Dyan Aulia Burhanudin atau Burhan, mengatakan pihaknya akan melihat secara langsung perkembangan pembangunan setelah adanya kesepakatan untuk melanjutkan pekerjaan.
Menurut Burhan, pengawasan lapangan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi riil pembangunan, bukan hanya berdasarkan laporan administratif.
“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Dari situ bisa diketahui apakah pembangunan berjalan sesuai rencana dan apakah ada hal-hal yang masih perlu dikomunikasikan,” kata Burhan.
Ia menegaskan, keberadaan DPRD dalam persoalan tersebut bukan untuk mengambil alih pekerjaan pemerintah maupun pelaksana proyek.
Fungsi DPRD, kata dia, adalah memastikan aspirasi masyarakat mendapat perhatian sekaligus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan yang berkaitan dengan kepentingan publik.
“Setelah mediasi, tentu tugas kita belum selesai. Justru harus ada tindak lanjut supaya kesepakatan yang sudah dibuat benar-benar berjalan,” ujarnya.
Burhan berharap proses pembangunan dapat berlangsung kondusif setelah seluruh pihak menyatakan menerima hasil mediasi.
Ia juga meminta masyarakat turut menjaga situasi agar pekerjaan dapat diselesaikan tanpa gangguan.
“Kalau semua pihak sudah sepakat, mari kita kawal bersama. Kritik tetap boleh disampaikan, tetapi tujuannya harus sama, yakni menghasilkan fasilitas pendidikan yang bermanfaat,” tandasnya.
Komisi D selanjutnya akan menjadwalkan pemantauan ke lokasi pembangunan TK Pertiwi Tegalharjo.
(ADV)




