Kurangnya pengawasan terhadap aktivitas pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor memicu kekhawatiran akan meningkatnya angka pelanggaran lalu lintas di Pati. Anggota Komisi D DPRD Pati, Adhi Pamungkas, meminta pihak kepolisian untuk meningkatkan intensitas pengawasan, terutama di jam-jam keberangkatan dan kepulangan sekolah.
Adhi menilai, jika pengawasan dari aparat penegak hukum melemah, para pelajar akan merasa bebas untuk berkendara tanpa mempedulikan aturan. Hal ini dianggap berbahaya karena dapat menciptakan kebiasaan melanggar hukum yang terbawa hingga mereka dewasa, sekaligus membahayakan keselamatan diri mereka sendiri.
“Jadi itu ranah kepolisian agar ditingkatkan untuk pengawasannya,” tegas Adhi. Ia meyakini bahwa kehadiran petugas kepolisian di titik-titik strategis akan memberikan efek jera sekaligus edukasi langsung bagi para pelajar agar mematuhi syarat legalitas dalam berkendara.
Legislator ini juga mengingatkan bahwa keselamatan pelajar harus menjadi prioritas bersama. Melalui peningkatan pengawasan dari kepolisian, diharapkan jumlah pengendara di bawah umur yang belum memiliki SIM dapat berkurang secara signifikan demi menekan angka kecelakaan di jalan raya.
(ADV)




