PATI,– Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Suharmanto, menilai rendahnya kehadiran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rapat paripurna DPRD dapat memberikan kesan kurang baik terhadap hubungan antara eksekutif dan legislatif.
Dalam rapat paripurna terakhir, sebagian besar kepala OPD tidak hadir secara langsung. Bahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Pati beserta para asisten juga tidak tampak mendampingi Plt Bupati Pati Risma Ardhi Candra selama jalannya sidang.
Menurut Suharmanto, rapat paripurna merupakan forum konstitusional yang memiliki posisi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena itu, seluruh unsur pemerintah daerah seharusnya menunjukkan penghormatan terhadap agenda tersebut.
“Bukan soal siapa yang memimpin, tetapi bagaimana kita menghormati institusi pemerintahan. DPRD adalah mitra pemerintah daerah, sehingga kehadiran pimpinan OPD dalam forum resmi menjadi bagian dari etika birokrasi,” katanya.
Ia mengaku prihatin karena kondisi seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Menurutnya, apabila tidak segera diperbaiki, hal tersebut dapat memengaruhi pola komunikasi antara perangkat daerah dengan DPRD.
“Kami ingin hubungan kerja tetap harmonis. Ketika kepala OPD hadir langsung, banyak persoalan bisa segera diklarifikasi dan dicarikan solusi. Itu jauh lebih efektif daripada hanya mengirim perwakilan,” ujarnya.
Suharmanto berharap Plt Bupati Pati melakukan pembinaan kepada seluruh kepala perangkat daerah agar lebih mengutamakan agenda-agenda strategis pemerintah.
“Saya yakin Plt Bupati menginginkan birokrasi yang solid. Karena itu perlu ada penguatan kedisiplinan dan komitmen bersama agar seluruh OPD hadir dalam forum-forum penting pemerintahan,” tegasnya.
Ia menambahkan, penghormatan terhadap lembaga negara tidak cukup diwujudkan melalui administrasi, melainkan juga melalui kehadiran dan partisipasi aktif dalam setiap proses pengambilan kebijakan.
“Kalau komunikasi antara eksekutif dan legislatif berjalan baik, maka kebijakan yang dihasilkan juga akan lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Itu yang harus menjadi tujuan bersama,” pungkas Suharmanto.
(ADV)




