Mbak Ning: Keberhasilan MBG Bukan Sekadar Banyaknya Dapur Beroperasi

banner 728x60

PATI, infobaroe.com — Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati Endah Sri Wahyuningati atau Mbak Ning menilai keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak semata-mata diukur dari jumlah dapur yang telah beroperasi.

Menurutnya, indikator yang tidak kalah penting adalah sejauh mana makanan tersebut benar-benar diterima oleh sekolah yang menjadi sasaran.

“Ukuran keberhasilan MBG bukan hanya berapa dapur yang sudah berdiri, tetapi berapa sekolah yang sudah terlayani dan apakah distribusinya berjalan sesuai sasaran,” ujar Mbak Ning.

Ia menanggapi laporan mengenai masih adanya sekolah di Kecamatan Gunungwungkal yang belum mendapatkan program tersebut.

Menurutnya, kondisi itu perlu ditelusuri agar diketahui apakah penyebabnya berkaitan dengan kapasitas produksi, cakupan wilayah pelayanan, data penerima maupun persoalan distribusi.

“Kalau ada sekolah yang belum mendapatkan, jangan dibiarkan menjadi pertanyaan. Harus ada penjelasan dan solusi yang jelas,” katanya.

Mbak Ning juga menekankan pentingnya komunikasi antara penyelenggara MBG dengan sekolah.

“Sekolah harus mengetahui siapa yang menjadi penanggung jawab distribusi dan ke mana harus menyampaikan laporan kalau terjadi persoalan,” ujarnya.

Hal tersebut dinilai penting karena data resmi Kemendikdasmen menunjukkan banyak satuan pendidikan berada di Kecamatan Gunungwungkal, termasuk sekolah negeri maupun madrasah swasta.

Ia berharap evaluasi pelaksanaan MBG tidak hanya dilakukan ketika muncul masalah, tetapi juga secara berkala untuk memastikan cakupan program terus meningkat.

“Program ini menyangkut anak-anak. Maka aspek pemerataan, ketepatan distribusi dan komunikasi semuanya harus diperhatikan,” katanya.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *