PATI, infobaroe.com – Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, meminta rencana pembentukan wadah kolaborasi antara Pemkab Pati dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan LSM diarahkan pada kerja nyata.
Pemkab Pati sebelumnya menyampaikan rencana membangun wadah kolaborasi dengan Ormas dan LSM agar hubungan pemerintah dengan organisasi masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Narso mengatakan, forum komunikasi akan lebih bermanfaat apabila memiliki agenda dan tindak lanjut yang terukur.
“Wadah komunikasi itu bagus, tetapi jangan hanya menjadi forum berkumpul. Harus ada pembahasan persoalan, siapa yang menangani, apa tindak lanjutnya, dan kapan dievaluasi,” ujar Narso.
Menurutnya, banyak persoalan masyarakat yang membutuhkan koordinasi lintas pihak sehingga tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja.
Ia mendorong setiap pertemuan antara pemerintah dan Ormas menghasilkan daftar persoalan yang menjadi prioritas.
“Kalau ada persoalan yang disampaikan Ormas, kemudian pemerintah memberikan respons dan ada tindak lanjut, masyarakat akan melihat bahwa komunikasi tersebut memang memiliki manfaat,” katanya.
Narso juga menilai komunikasi semacam itu dapat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih sesuai dengan kondisi masyarakat.
Terlebih, berbagai Ormas memiliki basis anggota dan jaringan sampai ke tingkat masyarakat bawah.
“Ormas punya jaringan yang luas. Informasi dari mereka bisa menjadi masukan untuk pemerintah maupun DPRD dalam melihat persoalan yang berkembang,” tandasnya.
(ADV)




