PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai proyek penataan kawasan Jalan Panglima Sudirman tidak hanya bertujuan mempercantik wajah kota, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang tertata dengan baik dapat menciptakan ruang publik yang lebih hidup sekaligus meningkatkan aktivitas perdagangan.
Joni mengatakan kawasan perkotaan yang nyaman akan mendorong masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas di ruang publik. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan peluang bagi pelaku usaha, mulai dari pedagang kecil hingga pemilik pertokoan, untuk meningkatkan jumlah pelanggan.
“Penataan kawasan kota harus memberikan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. Jika lingkungan menjadi lebih nyaman dan tertib, aktivitas ekonomi juga akan tumbuh karena masyarakat semakin betah berkunjung dan berbelanja,” ujarnya.
Politisi Partai Demokrat tersebut menjelaskan bahwa keberadaan trotoar yang aman dan ramah bagi pejalan kaki menjadi salah satu faktor pendukung berkembangnya pusat-pusat ekonomi. Mobilitas masyarakat yang lebih baik akan menciptakan interaksi ekonomi yang lebih aktif di kawasan perdagangan.
Ia berharap revitalisasi Jalan Panglima Sudirman dapat menjadi pemicu munculnya berbagai aktivitas ekonomi baru, termasuk pengembangan sektor usaha mikro, kuliner, hingga jasa yang berada di sepanjang koridor jalan tersebut.
“Revitalisasi ini seharusnya menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kawasan perdagangan. Semakin banyak masyarakat datang dan beraktivitas, semakin besar pula peluang usaha yang bisa berkembang,” katanya.
Joni menambahkan keberhasilan program penataan kawasan tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik yang dilakukan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Para pelaku usaha diharapkan ikut menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan agar kawasan tersebut tetap menarik bagi pengunjung.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat akan menjadi faktor penting dalam menciptakan pusat kota yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian daerah.
“Kami berharap setelah penataan selesai, kawasan ini menjadi ruang publik yang lebih berkualitas sekaligus pusat kegiatan ekonomi baru. Jika seluruh pihak ikut menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, manfaatnya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga masyarakat Kabupaten Pati secara keseluruhan,” pungkas Joni Kurnianto.
(ADV)




