Ambulans Tanjungsekar Jadi Tambahan Fasilitas Kesehatan, DPRD Pati Soroti Pemerataan Layanan

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Pemerataan akses pelayanan kesehatan hingga pelosok desa menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati. Salah satu kebutuhan yang dinilai penting adalah tersedianya sarana pendukung yang memungkinkan masyarakat memperoleh akses kesehatan secara lebih cepat.

Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Demokrat, Eko Kuswanto, menilai bantuan satu unit ambulans untuk Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi, dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan.

Menurut Eko, jarak dan akses transportasi terkadang menjadi kendala tersendiri bagi masyarakat desa ketika harus mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

“Pelayanan kesehatan harus bisa dirasakan seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada di desa. Ambulans ini menjadi salah satu sarana yang bisa membantu mengurangi kendala akses ketika warga membutuhkan penanganan atau rujukan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan cepat. Terlebih, tidak semua warga mempunyai kendaraan yang dapat digunakan untuk membawa pasien dalam kondisi darurat.

Eko berharap pemerintah desa dapat memastikan ambulans tersebut digunakan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan tidak membedakan latar belakang warga yang membutuhkan pelayanan.

“Ini fasilitas untuk masyarakat. Jadi penggunaannya harus berorientasi pada kepentingan warga dan diberikan secara proporsional kepada mereka yang memang membutuhkan,” katanya.

Selain pemanfaatan, ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan fasilitas tersebut. Menurutnya, bantuan kendaraan harus dibarengi dengan kemampuan pemerintah desa dalam menyediakan biaya perawatan dan memastikan kendaraan tetap layak beroperasi.

Eko menilai kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci agar ambulans tersebut dapat memberikan manfaat maksimal.

“Kalau semua pihak ikut menjaga dan pengelolaannya jelas, manfaatnya bisa panjang. Jangan hanya bagus saat awal menerima bantuan, tetapi harus dipikirkan bagaimana keberlangsungannya,” ujarnya.

Ia berharap bantuan ambulans tersebut dapat menjadi contoh bahwa penguatan pelayanan kesehatan dapat dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar di tingkat desa.

DPRD Pati, lanjut Eko, akan terus mendorong agar pembangunan dan pelayanan publik tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan. Menurutnya, masyarakat desa juga berhak memperoleh fasilitas yang mampu mendukung kebutuhan dasar mereka.

“Yang kita harapkan sederhana, ketika warga membutuhkan pelayanan kesehatan, jangan sampai persoalan kendaraan menjadi hambatan. Dengan adanya ambulans ini, semoga akses masyarakat Tanjungsekar menjadi lebih mudah,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *