PATI, infobaroe.com — Pembangunan sebuah daerah tidak hanya berbicara tentang jalan, pertanian, atau pertumbuhan ekonomi. Ada investasi yang hasilnya mungkin baru terlihat bertahun-tahun kemudian, tetapi menentukan arah masa depan: pendidikan.
Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Gerindra, Adam Maulana, menilai perhatian terhadap pendidikan harus berjalan beriringan dengan program pembangunan lainnya.
Sebagai salah satu legislator termuda di jajaran Fraksi Gerindra DPRD Pati, Adam melihat kualitas generasi muda sebagai modal utama menghadapi perubahan zaman.
“Kalau kita ingin melihat Pati berkembang dalam jangka panjang, maka pendidikan anak-anak hari ini harus menjadi perhatian. Mereka yang nantinya akan melanjutkan pembangunan daerah,” ujar Adam.
Menurutnya, program pemerintah di bidang pendidikan perlu diarahkan tidak hanya pada pembangunan sarana, tetapi juga peningkatan kualitas proses belajar dan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.
Ia menilai anak-anak di wilayah perkotaan maupun pedesaan harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Selain pendidikan, Adam juga menekankan pentingnya kesehatan. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia tidak dapat dibangun apabila kebutuhan dasar masyarakat belum terpenuhi.
“Anak-anak yang sehat akan lebih mudah belajar dan berkembang. Jadi pendidikan dan kesehatan sebenarnya saling berkaitan,” tuturnya.
Adam berharap program prioritas pemerintah dapat membuka semakin banyak peluang bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas sekaligus membangun keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.
Ia juga mendorong agar suara generasi muda mendapat ruang dalam proses pembangunan daerah.
“Generasi muda jangan hanya menjadi objek pembangunan. Mereka harus dipersiapkan supaya nantinya mampu menjadi pelaku pembangunan,” katanya.
Bagi Adam, pembangunan manusia merupakan pekerjaan jangka panjang. Hasilnya mungkin tidak selalu terlihat secara langsung, tetapi akan menentukan kualitas Pati pada masa mendatang.
(ADV)




