PATI, infobaroe.com – Upaya mendorong UMKM Kabupaten Pati masuk ke pasar digital dinilai perlu dibarengi dengan penguatan akses permodalan. Kemampuan memasarkan produk secara luas harus didukung kapasitas produksi yang memadai agar pelaku usaha mampu memenuhi peningkatan permintaan.
Anggota DPRD Pati dari Fraksi PKS, Karmijan, mengatakan pemasaran yang semakin luas akan menjadi peluang sekaligus tantangan bagi UMKM apabila tidak dibarengi kesiapan produksi.
“Kalau pemasaran sudah berkembang, tetapi kemampuan produksinya tidak bertambah, UMKM juga akan kesulitan memenuhi pesanan. Karena itu, pelatihan pemasaran harus berjalan bersama dengan dukungan permodalan,” kata Karmijan.
Menurutnya, akses pembiayaan dapat membantu pelaku usaha menambah peralatan, bahan baku, maupun meningkatkan kapasitas produksi.
Karmijan meminta pemerintah memberikan informasi yang lebih mudah dipahami mengenai berbagai skema pembiayaan yang dapat diakses UMKM.
“Banyak pelaku usaha sebenarnya membutuhkan modal, tetapi belum mengetahui jalur pembiayaan yang sesuai. Pemerintah bisa membantu memberikan informasi sekaligus pendampingan agar mereka tidak salah mengambil pembiayaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar akses modal diberikan dengan mempertimbangkan kemampuan usaha dan pengelolaan keuangan pelaku UMKM.
Dengan kombinasi pemasaran digital dan dukungan modal, UMKM diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan skala usahanya.
(ADV)




