Hari Jadi Pati ke-703, DPRD Dorong Sejarah Jadi Pijakan Pembangunan

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Memasuki usia ke-703, Kabupaten Pati dinilai perlu terus menempatkan sejarah dan budaya sebagai bagian penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Perjalanan panjang para pendahulu diharapkan tidak hanya dikenang, tetapi juga menjadi sumber nilai dalam membangun Pati di masa kini dan mendatang.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Gerindra, H. Hardi, menyampaikan hal tersebut saat mengikuti ziarah ke Makam Adipati Kembang Joyo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.

Menurut Hardi, kegiatan ziarah memiliki makna lebih dari sekadar menjalankan tradisi tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan para leluhur sekaligus memahami perjalanan sejarah yang membentuk identitas Kabupaten Pati.

“Kita harus menghargai sejarah karena dari sejarah kita mengetahui bagaimana daerah ini terbentuk dan berkembang. Nilai perjuangan serta kebudayaan yang diwariskan para leluhur harus menjadi fondasi dalam menentukan langkah Pati ke depan,” kata Hardi.

Ia menilai pembangunan daerah yang semakin berkembang harus tetap diiringi dengan upaya menjaga identitas lokal. Kemajuan di bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan maupun sektor lainnya dinilai tidak boleh mengesampingkan keberadaan budaya dan sejarah daerah.

Hardi juga menyoroti pentingnya mengenalkan sejarah Pati kepada generasi muda. Menurutnya, pemahaman terhadap perjalanan daerah dapat menumbuhkan rasa memiliki sekaligus mendorong generasi penerus untuk ikut menjaga warisan yang telah ditinggalkan para pendahulu.

“Generasi muda harus tahu dari mana Pati berasal dan bagaimana perjuangan para pendahulunya. Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita kehilangan identitas. Justru sejarah dan budaya harus menjadi kekuatan untuk membangun Pati yang lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hardi berharap Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah. Berbagai nilai perjuangan yang diwariskan para leluhur, menurutnya, dapat diterjemahkan dalam bentuk kebijakan dan kerja nyata yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan arah yang jelas, sekaligus tetap berlandaskan pada karakter dan jati diri daerah.

“Kita mengambil semangat dari masa lalu untuk memperbaiki masa sekarang dan mempersiapkan masa depan. Dengan tetap berpegang pada nilai sejarah dan budaya, pembangunan Pati diharapkan tetap memiliki arah dan jati diri,” pungkas Hardi.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *