Hari Jadi Pati ke-703, DPRD Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Gotong Royong

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 diharapkan menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Momentum tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai modal penting dalam melanjutkan pembangunan daerah.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Gerindra, H. Hardi, menyampaikan hal itu saat mengikuti rangkaian ziarah ke Makam Adipati Kembang Joyo dalam rangka Hari Jadi Pati ke-703.

Menurut Hardi, kegiatan ziarah bukan hanya bentuk penghormatan kepada para leluhur, tetapi juga sarana untuk mengingat kembali nilai kebersamaan yang menjadi bagian dari perjalanan Kabupaten Pati.

Ia menilai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah semakin beragam sehingga tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat serta sinergi berbagai elemen agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Hari Jadi Pati ke-703 ini harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan. Tantangan pembangunan ke depan tentu tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan dukungan dan gotong royong seluruh masyarakat,” ujar Hardi.

Hardi mengatakan semangat kebersamaan yang diwariskan generasi terdahulu perlu terus dijaga di tengah masyarakat. Perbedaan latar belakang maupun pandangan, menurutnya, seharusnya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dalam mencapai tujuan bersama.

Karena itu, ia berharap peringatan Hari Jadi Pati tidak berhenti dalam berbagai kegiatan seremonial. Masyarakat diharapkan semakin memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan di wilayahnya masing-masing.

“Kalau seluruh elemen bisa saling mendukung dan menjaga komunikasi, pembangunan akan lebih mudah dijalankan. Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama membawa Pati menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hardi mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan usia ke-703 Kabupaten Pati sebagai momentum mempererat hubungan sosial. Tradisi gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dinilai perlu dipertahankan dan disesuaikan dengan tantangan zaman.

Ia menegaskan pembangunan daerah membutuhkan kontribusi bersama, baik dari pemerintah, DPRD, tokoh masyarakat, generasi muda maupun masyarakat secara luas.

“Semangat gotong royong harus terus kita hidupkan. Pemerintah, DPRD, tokoh masyarakat, generasi muda dan seluruh warga memiliki peran masing-masing dalam menjaga dan membangun Kabupaten Pati,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *