PATI, infobaroe.com – Perbaikan infrastruktur di wilayah pesisir dinilai perlu dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan dan manfaatnya bagi masyarakat. Salah satu akses yang menjadi perhatian adalah jalan tanggul di sepanjang Sungai Selok, Kecamatan Juwana.
Ruas yang menghubungkan kawasan Desa Langgenharjo dan Desa Bakaran tersebut masih berupa tanah. Saat hujan, kondisi jalan mudah terdampak genangan sehingga dapat menghambat aktivitas warga yang mengandalkan akses tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengatakan setiap usulan pembangunan perlu dikaji dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, tingkat kebutuhan, serta kemampuan keuangan daerah.
“Setiap usulan pembangunan tentu perlu dilihat kebutuhan dan manfaatnya. Kalau sebuah jalan digunakan masyarakat setiap hari dan kondisinya memang membutuhkan penanganan, tentu harus menjadi perhatian dalam perencanaan,” ujar Ali.
Menurutnya, DPRD memiliki peran dalam menampung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan pembangunan dibahas secara terukur. Karena itu, penanganan jalan tanggul Sungai Selok perlu diawali dengan kajian yang jelas.
Ali menilai survei teknis menjadi langkah penting sebelum pemerintah menentukan jenis konstruksi yang akan digunakan. Kondisi tanah, potensi genangan, hingga karakteristik kawasan perlu diperhitungkan agar pembangunan tidak mudah kembali mengalami kerusakan.
“Jangan sampai pembangunan dilakukan tanpa melihat kondisi lapangan. Survei teknis penting supaya konstruksi yang dipilih benar-benar cocok dengan karakter wilayah,” katanya.
Ia mengatakan usulan penanganan jalan tersebut dapat dipertimbangkan dalam pembahasan anggaran daerah. Namun, apabila kebutuhan pembiayaan cukup besar, pemerintah juga dapat mencari alternatif sumber pendanaan lain sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ali menambahkan, pembangunan infrastruktur harus memiliki dampak yang jelas terhadap aktivitas masyarakat. Jalan yang memadai akan membantu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di kawasan sekitar.
“Jalan yang baik akan mempermudah mobilitas warga. Karena itu, infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat harus terus kita dorong,” pungkasnya.
(ADV)




