Komisi B DPRD Pati Soroti Menipisnya Keuntungan Petambak Ikan

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti kondisi para petambak ikan nila salin yang saat ini menghadapi tekanan biaya produksi cukup tinggi. Tingginya harga pakan dinilai membuat keuntungan petambak semakin menipis.

Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit mengungkapkan bahwa persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian utama pihaknya dalam sektor perikanan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut Mukit, nila salin memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan Kabupaten Pati. Namun tanpa dukungan dan pendampingan maksimal dari pemerintah, para petambak akan semakin kesulitan mempertahankan usahanya.

“Pemkab Pati harus hadir memberikan pendampingan yang maksimal untuk petani nila salin,” katanya.

Ia menjelaskan, biaya pakan yang terus meningkat membuat pengeluaran petambak membengkak. Di sisi lain, harga jual ikan di pasaran tidak selalu stabil sehingga keuntungan yang diperoleh petambak menjadi sangat kecil.

Bahkan, kata dia, kondisi tersebut bisa membuat petambak merugi apabila harga ikan turun pada saat biaya produksi sedang tinggi.

Karena itu, Komisi B DPRD Pati mendorong adanya pembahasan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan untuk mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang.

“Ada beberapa keluhan-keluhan dari petani bidang perikanan itu nanti juga akan kami prioritaskan dan dibahas dengan Dinas Kelautan dan Perikanan,” ujarnya.

Mukit menambahkan, DPRD Pati akan terus mengawal persoalan yang dihadapi petambak agar sektor perikanan di Kabupaten Pati tetap berkembang dan mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *