Narso: Makanan Tradisional Pati Bagian dari Warisan Budaya

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Makanan tradisional Kabupaten Pati dinilai memiliki posisi penting sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Keberadaannya perlu terus dipertahankan agar tidak hilang seiring perubahan zaman dan perkembangan pola konsumsi masyarakat.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, mengatakan pelestarian budaya tidak hanya berkaitan dengan kesenian maupun peninggalan sejarah. Kuliner tradisional juga menjadi bagian dari identitas masyarakat yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya.

Menurutnya, pengenalan makanan khas daerah kepada generasi muda menjadi langkah penting untuk memastikan keberlangsungan kuliner tradisional. Apalagi, sebagian makanan khas saat ini masih banyak dipertahankan oleh pelaku usaha maupun pembuat makanan dari generasi yang lebih tua.

“Warisan budaya bukan hanya soal kesenian atau bangunan bersejarah. Makanan tradisional juga bagian dari kebudayaan masyarakat yang perlu dikenalkan kepada generasi berikutnya,” kata Narso.

Ia menyebut regenerasi menjadi salah satu tantangan dalam menjaga keberadaan kuliner tradisional. Jika generasi muda tidak tertarik mengenal maupun meneruskan proses pembuatannya, sejumlah makanan khas berpotensi semakin sulit ditemukan di masa mendatang.

Karena itu, Narso mendorong adanya upaya dokumentasi serta pengenalan kuliner lokal melalui lingkungan pendidikan, kegiatan kebudayaan maupun berbagai agenda masyarakat. Cara tersebut dinilai dapat membuat generasi muda lebih dekat dengan makanan khas daerahnya.

“Anak-anak muda harus tahu makanan khas daerahnya. Kalau mereka mengenal dan menyukai, peluang kuliner itu untuk bertahan akan jauh lebih besar,” ujarnya.

Di sisi lain, Narso menilai pelestarian kuliner tidak harus dilakukan dengan mempertahankan seluruh bentuknya secara kaku. Inovasi tetap dapat dilakukan selama cita rasa, resep dasar, dan karakter utama makanan tradisional tetap terjaga.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media digital juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan kuliner khas Pati dengan cara yang lebih sesuai dengan selera generasi muda.

“Tradisinya tetap, cara memperkenalkannya boleh berkembang,” pungkas Narso.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *