SiLPA Rp287 Miliar Jadi Bahan Evaluasi Serapan APBD, DPRD Dorong Perencanaan Lebih Matang

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp287 miliar dinilai menjadi indikator perlunya evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan APBD.

Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin mengatakan, SiLPA merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah. Namun, jumlah yang cukup besar tetap perlu menjadi perhatian agar perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah semakin optimal.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurutnya, masih adanya anggaran yang belum terserap menunjukkan terdapat sejumlah kegiatan yang belum terlaksana secara maksimal atau efisiensi belanja yang perlu dikaji lebih mendalam.

“SiLPA harus menjadi bahan evaluasi bersama. Ke depan kita ingin perencanaan lebih presisi sehingga anggaran yang sudah disusun benar-benar dapat direalisasikan sesuai target pembangunan,” kata Ali.

Ia menjelaskan, DPRD melalui Badan Anggaran akan mencermati rincian penyebab terbentuknya SiLPA tersebut bersama organisasi perangkat daerah. Evaluasi tidak hanya melihat besaran anggaran yang tersisa, tetapi juga kendala yang menyebabkan program belum terserap secara optimal.

Ali menilai sinkronisasi antara proses perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga pengadaan barang dan jasa perlu terus diperbaiki agar penyerapan anggaran dapat meningkat setiap tahunnya.

“Dengan perencanaan yang lebih matang, pelaksanaan kegiatan bisa berjalan tepat waktu sehingga manfaat pembangunan juga lebih cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

DPRD berharap hasil evaluasi terhadap SiLPA dapat menjadi masukan dalam penyusunan APBD tahun berikutnya. Dengan demikian, anggaran daerah tidak hanya terserap lebih optimal, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *