40 Desa Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Diminta Berbasis Kebutuhan

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – DPRD Kabupaten Pati meminta distribusi air bersih kepada sekitar 40 desa terdampak kekeringan dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah.

Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PDIP, Warsiti, mengatakan penanganan tanggap darurat harus memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang mengalami kesulitan air.

“Setiap desa tentu memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu pendistribusian air juga harus melihat tingkat kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah,” ujar Warsiti.

Pemkab Pati menargetkan penanganan air bersih dapat dimulai Senin mendatang setelah status tanggap darurat ditetapkan.

Pemerintah juga menyiapkan anggaran sekitar Rp250 juta melalui BTT APBD dengan alternatif dukungan CSR Bank Jateng.

Warsiti menilai dukungan anggaran tersebut perlu digunakan secara efektif sesuai kondisi di lapangan.

“Anggaran yang sudah disiapkan harus bisa digunakan seefektif mungkin. Prioritasnya tentu masyarakat yang paling membutuhkan,” katanya.

Ia berharap pendataan wilayah terdampak dilakukan secara baik sehingga distribusi air dapat berjalan terarah.

Selain penanganan darurat, Warsiti juga mendorong agar rencana pembangunan sumber air jangka panjang tetap berjalan.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *