Banjir di Kecamatan Pati Berangsur Surut, Polsek Pati Kota Bersihkan Lumpur

banner 728x60

PATI – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, pada Sabtu (10/1/2026), kini berangsur surut. Banjir tersebut dipicu luapan Anak Sungai Silugonggo dan Sungai Simo yang sempat menggenangi sejumlah permukiman warga di Desa Widorokandang dan Desa Geritan.

Sejak pagi hari, jajaran Polsek Pati Kota melakukan monitoring perkembangan situasi di lokasi terdampak guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Di Dukuh Cangkring RT 03, 04, dan 05 RW 02 Desa Widorokandang, banjir menggenangi jalan perkampungan sepanjang kurang lebih satu kilometer dengan ketinggian air antara 10 hingga 40 sentimeter. Selain itu, lima rumah warga sempat terendam air setinggi 5 hingga 20 sentimeter. Total warga terdampak di wilayah tersebut mencapai sekitar 60 kepala keluarga (KK) atau 265 jiwa.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota IPTU Heru Purnomo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Namun demikian, banjir menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp15 juta.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan saat ini situasi sudah berangsur normal,” ujar IPTU Heru Purnomo.

Sementara itu, banjir juga terjadi di Desa Geritan RT 04 dan 05 RW 01. Genangan air setinggi 10 hingga 30 sentimeter merendam jalan perkampungan sepanjang sekitar 800 meter. Sebanyak 45 KK atau 249 jiwa terdampak, namun tidak ada rumah yang terendam dan kerugian material dilaporkan nihil.

Menurut IPTU Heru, sejak awal kejadian pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi terdampak banjir. “Polsek Pati Kota hadir di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan sekaligus membantu penanganan banjir,” katanya.

Selain melakukan monitoring, personel Polsek Pati Kota juga turut membantu warga membersihkan lumpur yang tertinggal di jalan dan rumah dengan peralatan seadanya. “Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab Polri dalam membantu masyarakat pascabanjir,” tambahnya.

Koordinasi lintas sektor pun terus dilakukan bersama pemerintah desa, Babinsa, serta dinas terkait guna mempercepat proses pemulihan. “Sinergi semua pihak sangat penting agar aktivitas warga dapat segera kembali normal,” jelas IPTU Heru.

Kapolsek Pati Kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan banjir susulan. Ia mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi peningkatan debit air sungai.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” pungkas IPTU Heru Purnomo.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *