DPRD Berharap Aktivitas Warga  Tetap Terjaga, Saat Pembangunan Trotoar Sudirman Berjalan

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Pembangunan trotoar di Jalan P. Sudirman Kabupaten Pati mendapat perhatian DPRD, terutama terkait dampaknya terhadap aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang kawasan tersebut.

Selama pekerjaan berlangsung, sejumlah aktivitas warga disebut ikut terdampak. Keberadaan material proyek, debu, hingga akses menuju pertokoan yang terbatas menjadi kondisi yang perlu dikelola agar kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Warjono, mengatakan pembangunan infrastruktur memang membutuhkan waktu dan proses. Namun, menurutnya, pelaksana proyek tetap harus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar selama pekerjaan berlangsung.

“Pembangunan tentu ada dampaknya, tetapi jangan sampai gangguan terhadap masyarakat justru lebih besar dari yang diperlukan. Akses warga dan aktivitas usaha harus tetap diperhatikan,” ujar Warjono.

Ia menilai Jalan P. Sudirman merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Karena itu, penempatan material maupun pengaturan area proyek harus dilakukan secara cermat agar tidak menutup akses menuju toko dan fasilitas di sekitar lokasi.

Warjono juga meminta kontraktor menjaga kebersihan kawasan selama proses pengerjaan. Debu dan sisa material yang berpotensi mengganggu masyarakat perlu dikendalikan, khususnya pada waktu aktivitas perdagangan sedang berlangsung.

Menurutnya, kualitas sebuah proyek tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir pembangunan. Proses pengerjaan yang tertib dan memperhatikan kepentingan masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

“Pekerjaan jangan hanya berorientasi pada target selesai. Selama pengerjaan, masyarakat yang berada di sekitar proyek juga harus mendapatkan perhatian,” katanya.

Warjono mendorong adanya komunikasi yang lebih aktif antara kontraktor dengan pemilik toko maupun warga terdampak. Apabila terdapat akses yang harus ditutup sementara, pihak pelaksana diharapkan menyediakan pengaturan yang memungkinkan masyarakat tetap dapat beraktivitas.

Ia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati memperkuat pengawasan di lapangan. Setiap kendala yang muncul diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga tidak berlarut-larut.

“Harapannya setelah selesai nanti kawasan menjadi lebih nyaman dan tertata. Karena itu, selama proses pembangunan pun kenyamanan masyarakat harus tetap dijaga,” tandas Warjono.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *